19.12.10

Gatal


Ingin aku garuk sampai berdarah-darah..

Mungkin akan lebih terasa nikmatnya..

Aku benci melihat kulitku terluka..

Tapi sungguh, aku sudah tidak tahan..

16.12.10

Aku Ingin Bermimpi


aku ingin bermimpi

tentang sajak-sajak yang kau bangun dalam pahitnya melankoli

tentang dunia yang kau lukis menjelang dini hari

dan harap yang kau jalin saat insomnia menjadi

aku ingin bermimpi

tentang bayangmu yang menyibak kabut malam-malam sepi

tentang kesalmu pada pagi yang terlalu cepat mengkhianati

dan cinta separuh yang tak juga tergenapi

aku ingin, walau hanya bermimpi

tentangmu…

12.12.10

Bicara Tentang Cinta


Bisakah kita tidak bicara tentang cinta? Tentang rindu yang selalu membuat aku sakaw. Tentang mimpi dan khayalan tanpa perlu kita memejamkan mata. Tentang bayangmu yang menari-nari mengitari hariku.

Ah, bisakah kita berhenti bicara tentang cinta? Tentang lagu yang mewakili setiap perasaan kita. Tentang puisi yang ku buat untukmu, puisi yang kau rangkai untukku. Tentang rasa yang membuat kita melayang lalu jatuh berdarah.

Aku lelah bicara tentang cinta. Tentang kita yang seperti sepasang jemari yang kehilangan genggaman. Tentang rintik yang menggantung dan sepi yang menggulung. Tentang rindu yang mematung dan mimpi tak menyambung.

Sungguh, aku bosan bicara tentang cinta. Tentang getar yang menghanyut di debar jantungku, sebelum menjatuh seperti air yang terjun ke segala rindu. Tentang kita yang seperti sepasang rel kereta yang selalu bersama. Berawal di tak hingga, dan berujung di suatu masa yang rahasia.

Sudahlah, kita tak perlu lagi bicara tentang cinta. Aku hanya ingin habiskan bahagia denganmu, sebab mungkin esok tak akan tiba. Aku hanya ingin bersamamu lupakan waktu yg berlalu, siklus hari yang menderu. Sebab semua itu seakan tak pernah bersahabat pada rindu. Aku hanya ingin kita berhenti di sini saja, ketika semua indah cukup dan aku tidak perlu lebih.

9.12.10

Hilang Arah

semakin terukir rasa yang kurindu adalah kasih yang abadi dalam segenap mimpi-mimpiku

namun aku makin hilang tak terarah ketika bingkai hati itu tak kuasa kuraih

kini ku hanya bisa meratapi senyum abadi itu

seakan ia menghiasi mimpi-mimpiku

namun arah membawaku ke alam yang makin ku tak mengerti tentang cinta

aku dan kamu bagai harapan terterpa angin rindu

Ujian Tentangmu

Kalau ada ujian tentang kamu, pasti aku yang akan menjadi juaranya. Aku ingat setiap detail tentang dirimu. Setiap kalimat yang keluar dari bibirmu. Setiap hal yang kamu lakukan, bahkan tanpa melihatnya.

tak bisa membencimu

bagaimana bisa aku membencimu... karena setiap aku merasa sedih dan kecewa memikirkanmu, sekejap kemudian kau selalu bisa membuat aku tersenyum dan melupakan rasa sedihku. seandainya aku bisa membencimu, atas cinta yang sulit kutepis dan tak bisa kuingkari ini. entah mengapa.... aku belum sadar semua itu hanya maya. sebatas khayalan semu yang hanya bisa kupandangi dengan kaca mata buramku. satu hal yang paling aku benci adalah karena ternyata aku tidak membencimu. dan tidak pernah bisa membencimu. tidak sedikitpun. sama sekali tidak.