7.8.11

Rindu #2

Aku semestinya tidur, tapi rindu menggedor-gedor pintu mata tak tahu malu.

ketuk


barangkali memang tidak semua hati memiliki pintu.

maka mengetuknya berkali-kali hanya akan menjadi pekerjaan sia-sia.


gambar dari sini

4.8.11

Rindu #1

ketika kata rindu berbisik
ketika hati rindu haus menjalin bait
apa yang akan kauketik?

2.8.11

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah.
Abu Bakar

1.8.11

Senja Sisa Gerimis

Itu aku. Menetes dari celah langit. Berbisik lewat rintik. Segera terjatuh dan terpecah. Melalui deras dan gerimis. Menerjangmu dengan ingatan. Saat hujan turun lalu kita berdansa. Tanpa payung pelangi. Tanpa alas kaki dan matahari. Menanti tiga lampu berubah warna. Saat temaram jalan mulai hidup, sesaat sebelum senja berakhir. Sayang, Senja menyapamu melalui sisa gerimis.