6.8.11
4.8.11
2.8.11
1.8.11
Senja Sisa Gerimis
Itu aku. Menetes dari celah langit. Berbisik lewat rintik. Segera terjatuh dan terpecah. Melalui deras dan gerimis. Menerjangmu dengan ingatan. Saat hujan turun lalu kita berdansa. Tanpa payung pelangi. Tanpa alas kaki dan matahari. Menanti tiga lampu berubah warna. Saat temaram jalan mulai hidup, sesaat sebelum senja berakhir. Sayang, Senja menyapamu melalui sisa gerimis.
22.7.11
Wasiat Bagi Yang Galau Dan Terasing
Ibnu Mas’ud RA pernah didatangi oleh jamaahnya selepas taklim. “Tempat mana yang harus aku datangi saat aku mendapati keadaanku galau dan terasing?” seru jamaah.
“Datangilah tempat yang Al-Quran sering dibacakan. Kamu duduk dan simak bacaannya. Niscaya kamu akan dapati ketenangan. Lalu, datangi tempat-tempat yang kamu diajak untuk mengingat dan menyebut Allah dan akan bertambah ilmumu. Terakhir, datangi alas sajadahmu di keheningan malam dan mengadulah kepada Rabb Pengatur hidupmu.”
19.7.11
Air Mata #2
Saat hati dan kepala berpesta. Akan ada yang jatuh melesat melewati pipi memberi kabar bumi. Namanya air mata bahagia.
Langganan:
Postingan (Atom)